Kamis, 20 Desember 2012

tentang rasaa ...


Bagaimana jika pada akhirnya yang kupilih bukan kamu, tapi dia?
Bagaimana jika pada akhirnya yang kupinta untuk melengkapiku bukan kamu, tapi dia?
Bagaimana jika pada akhirnya persahabatan bertahun-tahun kita tergantikan oleh hadirnya?
Bagaimana jika pada akhirnya kita saling melepaskan tanpa banyak penjelasan? Aku pergi, punggungmu menjauh, tak banyak kata, tapi hati kita tahu bahwa semua sudah selesai. Usai.
Bagaimana jika pada akhirnya aku dan kamu kembali menjadi diri sendiri, tanpa sempat mendefisikan kata “kita” menjadi nyata? Aku menundukan mukaku. Kamu menghapus sisa hujan di matamu. 
Maafkan aku. Ternyata beginilah kemungkinan yang memungkinkan. Kita berandai pada keputusan sulit yang sedang kita pelajari jawabannya pada hati sendiri. Anggap ini terapi. Belajarlah untuk menerima, juga meyakini. Akan ada selalu yang terbaik untuk setiap perjalanan, baik jiwa ataupun rasa…

Sabtu, 20 Oktober 2012

20 oktavia , 20 tahun :')

20 oktober ...

Tuhan .. kali ini umurku genap 20 tahun , menginjak kepala dua menjalani cobaan yang pasti jauh lebih berat demi menguji kedewasaanku ..
Ulang tahun kali ini benar-benar mengesankan ..
tepat malam itu dapet ucapan dari mama sama ayah , hal yang gak pernah aku dapetin di ultah2 sebelumnya .. hal yang bikin terharu tuh pas mama bilang "Anakku ulang tahun yaa ? selamat ulang tahun sayang maaf yaa belum bisa ngasi kado .. mama belum punya uang" iyuuuhh .. nangis seketika ni mata :')
abis itu ayah nyanyi lagu happy birthday "mau minta kado apa ? mau makan dimana ?"
Oh tuhaan ... berasa kayak jadi anak tunggal ... minta ini itu dituruti (mesti cuma 1 hari doang) haha ..
ucapan dari mbak ayu pas bangun tidur , temen temen dikampus :) terimakasih buat semuanyaaa ....
Tapiii ............................
dari semua ucapan hari itu , kenapa gak ada ucapan dari kamu ? pacarku !
sibukkah ? ato lupa ?
seharian onlen , berharap ada pesan singkat yang singgah di dinding facebookku dari kamu ..
seharian matengin hape , berharap ada pesan ato telfon dari kamu ...
tapi kenyataannyaa ????
Tuhan .. sebegitu tak berharga kah aku dimatanya :'(
Sepele memang , tapi ........... ah sudahlah Lupakan sejenak kesedihan ini ..



Terimakasih ayah , terimakasih mama ..
terima kasih mba ayu ..
terimakasih temen2 ..
terimakasih juga buat kelupaan kamu ..

Jika tak mampu membuat aku tertawa lagi , setidaknya jangan buat aku menangis ..

Jumat, 24 Agustus 2012

(⌣_⌣..) (⌣́_⌣̀") (⌣́_⌣̀)


Tuhanku yang amat aku cintai,
lihatlah wajahku yang letih ini ...

yang telah berupaya menuruti tuntunanMu
untuk bekerja keras dalam kejujuran,
untuk kebaikan hidupku dan kebahagiaan keluargaku,
tapi ...

yang belum dihargai dengan baik oleh sesamaku ...

Aku yang dicari saat aku tak ada,
tapi yang diabaikan saat aku ada,
yang diperintah tanpa mengukur kekuatanku,
yang dimarahi tanpa perduli hatiku pun bisa sakit,
yang disebut namaku hanya dalam kemarahan,
yang dihargai seperti aku lebih murah dari perabot rumah mereka.

Tapi itu semua bukan salahMu.

Ini pasti karena aku belum cukup memampukan diriku.

Besok, aku akan mencoba lebih berani lagi,
berupaya lebih bertenaga lagi,
dan bertahan lebih sabar lagi.

Besok, aku akan memperpanjang setiap menitku
dengan doa dan kerja keras,
akan kuperindah setiap menitku dengan kesyukuran,
dan akan kujadikan setiap menitku bernilai,

karena aku khawatir waktuku akan habis
sebelum aku sepenuhnya mampu membahagiakan
ibu dan ayahku, kekasih hatiku, saudaraku,
dan mereka yang kucintai dan yang mencintaiku.

Tuhan ... biarkanlah aku menangis sebentar,
dan jika nanti aku terlelap dalam isakku,
lepaskanlah letih dari ototku,
bersihkanlah pikiranku dari bebannya,
usirlah momok dari hatiku,
dan haluskanlah jalan nafasku.

Tuhan, sayangilah aku, selamatkan dan
sejahterakankah kekasih kecilMu yang letih ini.

Aamiin (˘.˘)

Rabu, 08 Agustus 2012

hilang nyawaku


satu bulan penuh tanpa membuka blog ini rasanya... menusuk. saya tetap menulis, tetapi bukan menulis apa. ketika menulis biasanya mengisi jiwa, ini hanya sekedar alfabet. hanya rentetan kata yang jika diulang tiada makna. tulisan-tulisan yang ditulis tanpa apa. saya hilang apa, saya hilang nyawa. nyawa berarti arah bagi saya.
pendek kata : saya kehilangan arah.
nyawa saya tersesat entah dimana, ia hilang arah. mungkin dia lupa kalau dia punya rumah; hati saya. mungkin ia tengah bosan dengan kemunafikan hidup yang akhir-akhir ini ditujukan langsung, dikirim tanpa perantara untuknya. mungkin kini ia tengah duduk-duduk santai menikmati kopi pagi di hati yang lain. atau tengah berinteraksi dengan psikiater yang pastinya mampu mengendalikan segala pemikiran yang tidak diperlukan? entah. saya rindu dia; nyawa saya.
belakangan, saya menyadari bahwa aktivitas dapat membunuh anda secara perlahan; satu-satunya alasan yang sesungguhnya tidak beralasan karena saya memilih aktivitas ini secara sadar meski dibawah tekanan. banyak hal yang saya sukai, tetapi hanya menjadi sisipan semata, dimana saya sadar bahwa semua itu bisa menjadi nyawa cadangan. tetapi lenyap.
dan saat ini saya masih menjadi manusia tanpa nyawa. heran, apa ini berarti saya tengah menjadi zombie?
saya butuh nyawa saya. sekarang. mungkin anda punya? atau anda nyawa saya?

Selasa, 07 Agustus 2012

Mencoba menulis lagi :)


Lama tak menulis tampaknya membuat tangan saya gatal untuk kembali menuangkan sejumput pikiran yang terendap di kepala. Menulis bagi saya bukanlah sebuah kegiatan untuk sekedar menggoreskan pena di atas kertas putih ataupun menarikan sepuluh jemari di atas tuts keyboard. Bagi saya menulis layaknya seseorang yang sedang ‘berdoa dengan tangan tertelungkup’*. Di sana saya dapat berdoa, berharap, mengeluh, menangis, bahagia, bersyukur dan segala ekspresi lainnya yang terkadang tidak dapat dideskripsikan. Saya dapat menuangkan semua ekspresi tersebut melalui karakter-karakter yang saya bentuk sendiri dalam imajinasi yang jika disatukan mungkin akan mampu menggambarkan karakter pribadi sang penulis dan orang-orang yang ada di sekitar saya. Menulis bagi saya bukan soal sastra, bukan soal keindahan gaya bahasa, juga bukan soal titik koma. Tapi menulis adalah ungkapan jiwa, tak peduli seburuk apapun gaya bahasa kita ia tetaplah unik seunik nada getar suara kita.  Nyook nulis lagi nyook..

Akhir kata, mari kita kutip sebuah kata dari Umar bin Khatab: “Ajarilah anakmu sastra, agar ia menjadi pemberani”. Berhubung saya belum punya anak jadi harus nulis sendiri, entar kalo dah punya anak baru disuruh nulis dia.

* biasanya kita berdoa dengan tangan menengadah ke atas, namun saat kita menulis tangan kita menghadap ke bawah (telungkup) itulah mengapa penulis menggunakan ungkapan ‘berdoa dengan tangan tertelungkup’  [frasa ngarang sendiri]

[saya memutuskan (bukan ‘mencoba’) untuk terus menulis minimal 1 tulisan per pekan]

Kamis, 21 Juni 2012

Inikah Rasanya Jarak ?


Jarak sejauh ini tak mampu membuat kita berbuat dan bergerak lebih banyak. Seakan-akan aku an kamu tak punya ruang untuk saling bersentuhan juga saling menatap. Rasanya menyakitkan jika keterbatasanku dan keterbatasanmu menjadi penyebab kita tak banyak tau dan tak banyak bertemu. Setiap hari, kita menahan rindu yang semakin menggebu dan tak mereda. Inikah cara cinta menyiksa ? melalui jarak ratusan kilometer ?


Aku mengehla napas, membayangkan jika kamu bisa terus berada di sampingku dan merasakan yang juga kurasakan. Mana mungkin tak aka nada air mata ketika hanya tulisan dan suara yang bisa menguatkan kita. Maka tentu saja tak akan ada ucapan rindu berkali-kali yang terlontar dari bibir kita, ketika perasaan itu semakin membabi buta.


Apakah yang kita pertahankan selama ini ? Apakah yang kita andalkan sejauh ini ? SEkuat apakah perasaan cinta kita ? Menahan dan mempertahankan, dan kadangkala memicu pertengkaran. Tapi… itulah manisnya jarak, ia membuat kita saling menyadari, tak ada cinta tanpa luka, tak ada cinta tanpa rindu.


Sayaang .. apalah arti ratusan kilometer jika kita masih mengeja nama yang sama? Apakah arti jauhnya jarak jika aku dan kamu masih sangat mungkin mempertahankan semuanya ? Kita jarang saling bergenggaman tangan, jarang sekali berpelukan, dan sangat jarang sekali saling berpandangan. Namun, percayalah tak saling bersentuhan bukan berarti cinta kita punya banyak kekurangan.


Apa yang ku cari dan apa yang kamu cari ? Tak ada.. kita masih meraba-raba apa itu cinta dan bagaimana kekuatan itu bisa membuat kita bertahan. Rasa cemburu, rasa ragu, dan rasa rindu sebenarnya adalah pemanis. Tidak ada hal yang sangat berat, jika kita melalui berdua melewatinya bersama.
Selama bulan yang kita  lihat masih sama, selama sinar matahari yang menyengat kulit kita masih sama hangatnya, maka pertemuanku dan kamu masih akan tetap terjadi.
Jarak hanyalah sekedar angka, jika kita masih memperjuangkan cinta yang sama J


- Milanisty Saint Basstianivhy -

Rabu, 20 Juni 2012

Sesuatu yang Kita Sebut PELARIAN

Dwitasari :): Sesuatu yang Kita Sebut PELARIAN: Hatimu, tempat ternyaman bagiku, 28 Januari 2012 Untukmu, pemilik senyum manis, tempatku selalu mendinginkan mata Mungkin, aku tak perlu b...

Rabu, 13 Juni 2012

Mempertahankan lebih sulit dari pada menjaganya

Kebutuhan dalam mencintai hanya ada satu yaitu Percaya, dalam hal ini kita tak mengetahui isi dari semua itu ketentuan hatilah yang berperan penting karena kita mempertahankan dengan kepercayaan sedangkan hati menjaganya dengan baik dan sebaik-baiknya sampe sakit hatipun kita tetep mempertahankannya, Cinta memang hal yang mudah akan tetapi mempertahankannya akan terasa sulit bagi kita karena beberapa faktor dan tujuan, faktor lain karena hati yang ganjen mulai dari kita atau pacar kita, faktor tujuan adalah perbedaanya waktu dan tempat sehingga mudah jenuh dan tujuan sudah mulai berbeda yaitu sulit untuk mempertahankan sehingga mudah putus karena tak mau sakit hati karena merindu.
Cinta memang mudah dipengaruhi dalam situasi apapun, disaat berpisah dan bersama, dan mungkin saja kita bisa berakhir, cinta takkan bisa dipengaruhi ketika kita mencintai diiringi dengan kepercayan dan keyakinan bahwa cinta itu akan bersama ketika waktu yang menentukan, akan tetapi kita masih bisa memiliki kekhawatiran akan cinta itu yang akan pergi suatu saat tanpa kita ketahui, hal yang membuat kita meragu adalah kita tidak bisa menentukan waktu untuk bersama tapi waktu yang menentukan kebersamaan kita.
Dari proses waktu tersebut banyak hal yang kita sangat tak kita sukai dan buat kita meragu untuk mempertahankannya, meragu untuk yakin hingga kepercayaan sudah mulai pudar dalam benak kita dan sebabnya tak lain adalah komunikasi, komunikasi memang berperan penting dalam LDR gak ngasih kabar. dan kamu perlu tau apa yang akan pacar lakukan jika kamu tak ada kabar dia akan menyembah handphonenya. mencintai kesepiannya dengan kegilaanya yaitu ngomong-ngomong sendiri sama benda mati sampe diomel-omelin dah itu benda, balik lagi ke komunikasi mengabari pacar adalah hal yang wajib untuk kita lakukan masa iya sibuknya full time tapi semenit gak sempet ngasih kabar atau sekedar bilang “kamu lagi apa.. ?” merhatiin dikit kek “kamu jangan telat makan yaa” mungkin akan terlihat berlebihan. tapi, ini penyebab hubungan yang bikin awet yaitu perhatian. mau perhatiannya direnggut sama orang di sekitar pacar yang lebih deket dan mudah buat ngegebet pacar yang sendirian di sana? sedangkan kita enggak tau apa yang dilakuin pacar di sana. Jika kita masih keasikkan dengan kesibukkan kita, entah bagaimana kamu bisa bertahan lama dengan pacar yang sering kamu abaikan. ingat perhatian itu mudah didapat bukan dari pacar saja, bisa jadi dari orang lain bisa jadi lawan jenisnya. Perhatian yang membuat kita percaya dan yakin kalau pacar itu bener-bener mempertahankan kita di sana. 
Semoga bermanfaat.

Selasa, 12 Juni 2012

LIRIK CHRISTINA PERRI `A THOUSAND YEARS`

HAIII, ini adalah lagu salah satu soundtrack film yang gak asing lagii , its "The Twilight Saga Breaking Dawn" 
mariii kita nikmati lagunya ~~~



Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave
How can I love when I'm afraid to fall
But watching you stand alone
All of my doubt suddenly goes away somehow

One step closer


[Chorus:]

I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid I have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more

Time stands still

Beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything take away
What's standing in front of me
Every breath
Every hour has come to this

One step closer


[Chorus:]

I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid I have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more

And all along I believed I would find you

Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more

One step closer

One step closer

[Chorus:]

I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid I have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more

And all along I believed I would find you

Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more

Sabtu, 09 Juni 2012

Sejumput Catatan Cinta dari Khalil Gibran



http://leahainimoeed.files.wordpress.com/2011/03/kg.jpg

- Kesunyian adalah lorong menuju penderitaan sekaligus teman keagungan spiritual.

- Cantik adalah :
1. Kemuliaan dan kemurnian
2. Cahaya dari kedua mata
3. kata-kata penuh damai
4. Sopan dan cara sedikit membungkukkan badan sebagai tanda hormat
5. Jiwa luhur bagai obor putih
6. Lebih suka merenung dari pada bicara
7. Memakai jubah penderitaan yang menambah keanggunan dan keluhuran martabat.

- Jiwa yang penuh penderitaan menemukan ketentraman saat disatukan dengan jiwa lain yang serupa.

- Hati yang dipersatukan melalui perantara duka cita tidak akan terpisahkan oleh semaraknya kebahagiaan. Cinta yang dibasuh oleh air mata akan suci dan indah selamanya.

- Cinta hakiki adalah buah pemahaman rasa spiritual yang jika ia tak bisa tercipta dalam sekilas pandang, ia tidak akan bisa diciptakan dalam bilangan tahun atau bahkan seabad penuh lamanya.

aku bicara perihal cinta :)

Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.
Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.
Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu,
demikian pula dia ada untuk pemangkasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.
Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,
supaya bisa kaupahami rahasia hatimu,
dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.
Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
Maka lebih baiklah bagimu kalau kaututupi ketelanjanganmu dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa,
tapi tak seluruh gelak tawamu,
dan menangis,
tapi tak sehabis semua airmatamu.
Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki,
pun tiada ingin dimiliki;
Karena cinta telah cukup bagi cinta.
Pabila kau mencintai kau takkan berkata,
“Tuhan ada di dalam hatiku,”
tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta,
sebab cinta,
pabila dia menilaimu memang pantas,
mengarahkan jalanmu.
Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.
Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan,
biarlah ini menjadi aneka keinginanmu:
Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali,
yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.
Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;
Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sebuah gita puji pada bibirmu.
(Khalil Gibran)

Rabu, 06 Juni 2012

Dwitasari :): Untukmu... Tomat.

Dwitasari :): Untukmu... Tomat.: Untuk seseorang yang kuperhatikan diam-diam... Mungkin, kita tak saling tahu, karena percakapan bisu hanya terjadi ketika aku mengagumi tulisan-tulisan kecilmu...

Kamis, 31 Mei 2012

Hakikat Fisafat

PENGERTIAN FILSAFAT

4.1.1. Uraian
Pengertian filsafat dapat didekati paling sedikit dari segi : 1) filsafat dalam arti harfiah, filsafat secara operasional, filsafat dari sudut isinya (materinya), dan filsafat sebagai product atau hasil pemilsafatan.

4.1.1.1. Filsafat dalam arti “Harafiah”
Asal kata Filsafat dari bahasa Latin “Filosofia) terdiri dari kata Filos dan Sofia
Filos = Cinta atau hasrat yang besar
Sofia = Pengetahuan yang mendalam sampai berkaitan dengan kearifan. 
Berdasarkan pembahasan secara harafiah ini filsafat berarti cinta kepada pengetahuan  atau hasrat yang besar untuk menjadi arif

4.1.1.2. Filsafat secara Operasional (Prosesnya)
Filsafat secara prosesnya atau operasionalnya adalah “cara berfilsafat”, maka filsafat adalah renungan yang mendalam (radikal) dan menyeluruh (integral), secara sistematis, sadar dan metodis dan sudah barang tentu tidak meninggalkan sifat-sifat ilmiah pada umumnya.

4.1.1.3. Filsafat dibahas dari sudut isinya (Materinya)
Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari metodologi serta hakekat kebenaran dan nilai dari ihwal terutama tentang manusia dan segala cita-citanya, dengan lingkungannya, agamanya, kehidupannya, ideologinya, hakekat dirinya dan lain-lain. Masalah hakikat di dalam ilmu filsafat dimasukkan di dalam Ontologi yang akan kita bahas di dalam modul-modul selanjutnya.
Filsafat mengenai nilai ada 3 (tiga) bagian, yaitu : 1) Aksiologi : yaitu filsafat tentang “nilai pada umumnya” misalnya : nilai tujuan filosofis suatu negara dan cara kerja yang memperhatikan nilai-nilai tertentu; 2) Etika : yaitu filsafat tingkah laku disebut The Filosophy of Conduct ; 3) Aestetika : yaitu filsafat keindahan disebut The Filosophy of Art


4.1.1.4. Filsafat sebagai Product atau Hasil Pemilsafatan
Ini merupakan “hasil” orang berfilsafat atau produk para filsuf dan para ahli pikir. Pengertian terakhir inilah yang menjadi dasar pengertian “filsafat” untuk modul-modul selanjutnya yang bersifat “Ontologis” (mempelajari hakikat kebenaran) dan bersifat “Value oriented” (aksiologis, etis atau aestitis), yang mempelajari nilai-nilainya.

4.1.1.5. Filsafat menurut para Filsuf
Arti filsafat tidak semudah dan sesederhana seperti yang disajikan dengan 4 pendekatan di atas. Literatur tentang filsafat, kita ambil satu buku saja, misalnya dari Drs Sudarsono, SH “Ilmu Filsafat Suatu Pengantar”. Dia sudah dapat mengemukakan tidak kurang dari 7 definisi yang berbeda-beda dari berbagai filsuf : Plato, Aristoteles, Al Farabi, Rene Descartes, Imanuel Kant, Langeveld, Hasbullah Bakry. Disini akan diambil beberapa contoh saja dari sekian banyak definisi-definisi itu :

1) Plato : Filsafat adalah pengetahuan yang berminat mencapai pengetahuan kebenaran yang asli.
2) Aristoteles : Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang terkandung di dalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik dan estetika (filsafat keindahan).
3) Rene Descartes : Filsafat adalah kumpulan segala pengetahuan di mana Tuhan, Alam dan manusia menjadi pokok penyelidikan.
4) Immanuel Kant : Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang menjadi pokok pangkal dari segala pengetahuan, yang didalamnya tercakup masalah epistemology (filsafat pengetahuan) yang menjawab persoalan apa yang dapat kita ketahui ? Masalah Etika yang menjawab persoalan apa yang harus kita kerjakan ? masalah Ke-Tuhan-an (keagamaan) yang menjawab persoalan harapan kita dan masalah manusia.

4.2. Kegiatan Belajar 2

PROBLEM SENTRAL FILSAFAT

4.2.1. Uraian

Jika pandangan-pandangan yang beraneka ragam tentang filsafat, kita rangkum, maka ternyata bahwa problema sentral filsafat adalah usaha manusia untuk mencari hakiki, keberadaannya, hakikat manusia dalam hubungan dengan alam semesta, di mana manusia itu menempatkan dirinya di dalamnya. Masalah pokok dalam hal ini adalah “the meaning of human life”, dalam rangka “the significance of the world.” Segi-segi manusia dan kemanusiaan adalah beraneka ragam, maka ruang lingkup filsafat adalah sesuai dengan segi-segi manusia dalam kaitannya dengan hakekat dunia dan alam semesta. Dengan demikian maka dikenal 2 segi pokok : 1) “The world outlook”, dan “The destiny of man”, 2) Masalah metode berpikir

4.2.1.1. “The world outlook”, dan “The destiny of man”
- Manusia selalu mencari hakikat kebenaran tentang segala hal ihwal, jika perlu sampai kebenaran yang terakhir (Sutan Takdir Alisyahbana). Manusia itu apa, dari mana asalnya, dan hendak kemana ?
- Manusia hidup selalu mencari dan menjalankan nilai-nilai hidup tertentu : hidup itu for what ? (nilai terminal), hidup itu bagaimana, bagaimana cara yang baik, how (instrumental value)

4.2.1.2. Metode Berpikir
Masalah metode berpikir meliputi dasar-dasar dan dalil bagaimana manusia berpikir secara teratur dan benar.

4.2.1.3. Cabang-Cabang Filsafat
Kedua segi ini dipelajari oleh cabang-cabang filsafat sebagai berikut :
1) Metode berpikir dipelajari oleh “metodologi” yang menghasilkan antara lain standar of valid thinking.

2) Yang mempelajari dasar-dasar pokok “pengetahuan” yang mendalam oleh manusia ialah “epistemology” (the philosophy of knowledge).
3) Yang mempelajari masalah hakikat misalnya tentang hakikat manusia dan hakikat-hakikat yang lain ialah : ‘ontologi” (the philosophy of being, of essential)
4) Yang mempelajari nilai-nilai kemasyarakatan baik nilai-nilai tujuan filisofis ialah axiology (the philosophy of value).
5) Yang mempelajari nilai-nilai akhlak, moral, budi luhur masing-masing diri manusia ialah “etika” (the philosophy of conduct).
6) Yang mempelajari nilai-nilai keindahan ialah “ estetika” (the philosophy of art).
7) Yang mempelajari ciri-ciri paling mendasar dan paling luas dari segala pengalaman manusia dipelajari oleh “metaphysika”.


4.3. Kegiatan Belajar 3

Filsafat Umum dan Filsafat Khusus

4.3.1. Uraian

Apabila dilihat dari sudut karakteristik objeknya, filsafat dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu (1) Filsafat Umum atau Filsafat Murni, dan (2) Filsafat Khusus atau Filsafat Terapan. 
Filsafat Umum mempunyai objek : (1) hakikat kenyataan segala sesuatu (Metafisika), yang termasuk di dalamnya hakikat secara keseluruhan (Ontologi),  kenyataan tentang alam atau kosmos (Kosmologi), kenyataan tentang Tuhan (Teologi); (2) hakikat mengetahui kenyataan (Epistemologi); (3) hakikat  menyusun kesimpulan pengetahuan tentang kenyataan (Logika); dan (4) hakikat menilai kenyataan (Aksiologi), antara lain tentang hakikat nilai yang berhubungan dengan baik dan jahat (Etika) serta nilai yang berhubungan dengan indah dan buruk (Estetika).
Filsafat khusus (terapan) akan dibahas tersendiri pada modul berikutnya.

4.4. Kegiatan Belajar 4

ASAL MUASAL MANUSIA BERFILSAFAT

4.4.1. Uraian
Bagaimanakah filsafat tercipta ? Apa yang menyebabkan manusia berfilsafat ? sesungguhnya ada empat hal yang merangsang manusia untuk berfilsafat, yaitu : ketakjuban, ketidakpuasan,  hasrat bertanya dan keraguan.

4.4.1.1. Ketakjuban
Banyak filsuf mengatakan bahwa yang menjadi awal kelahiran filsafat adalah thaumasia (kekaguman, keheran, atau ketakjuban). Dalam karyanya yang berjudul Metafisika, Aristoteles mengatakan bahwa karena ketakjuban manusia mulai berfilsafat. Pada mulanya manusia takjub  memandang benda-benda aneh di sekitarnya, lama kelamaan ketakjubannya semakin terarah pada hal-hal yang lebih luas dan besar, seperti perubahan dan peredaran bulan, matahari, bintang-bintang, dan asal mula alam semesta.
Objek ketakjuban ialah segala sesuatu yang ada dan dapat diamati. Itulah sebabnya, bagi Plato pengamatan terhadap bintang-bintang, matahari, dan langit merangsang manusia untuk melakukan penelitian. Penelitian terhadap apa yang diamati demi memahami hakikatnya itulah yang melahirkan filsafat.

4.4.1.2. Ketidakpuasan
Sebelum filsafat lahir, berbagai mitos dan mite memainkan peranan yang amat penting dalam kehidupan manusia. Berbagai mitos dan mite berupaya menjelaskan asal mula dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam semesta serta sifat-sifat peristiwa itu. Akan tetapi, ternyata penjelasan dan keterangan yang diberikan oleh mitos dan mite-mite itu makin lama makin tidak memuaskan manusia. Ketidakpuasan inilah yang membuat manusia terus menerus mencari penjelasan dan keterangan yang lebih pasti dan meyakinkan.
Manusia yang terus menerus mencari penjelasan dan keterangan yang lebih pasti dan meyakinkan itu lambat laun mulai berpikir secara rasional. Akibatnya, akal budi semakin berperan. Berbagai mitos dan mite yang diwariskan oleh tradisi turun temurun semakin tersisih dari peranannya semula yang begitu besar dan lahirlah filsafat, yang pada masa itu mencakup seluruh ilmu pengetahuan yang ada dan telah dikenal.

4.4.1.3. Hasrat bertanya
Ketakjuban manusia telah melahirkan pertanyaan-pertanyaan, dan ketidakpuasan manusia membuat pertanyaan-pertanyaan itu tak kunjung habis. Pertanyaanlah yang membuat manusia melakukan pengamatan, penelitian, dan penyelidikan. Ketiga hal itulah yang menghasilkan penemuan baru yang semakin memperkaya manusia dengan pengetahuan yang terus bertambah.

4.4.1.4. Keraguan
Manusia selaku penanya mempertanyakan  sesuatu dengan maksud untuk memperoleh kejelasan dan keterangan mengenai sesuatu yang dipertanyakan itu.
Manusia bertanya bisa karena ia masih meragukan kejelasan dan kebenaran dari apa yang telah diketahuinya. Jadi, jelas terlihat bahwa keraguanlah yang turut merangsang manusia untuk bertanya dan terus bertanya, yang kemudian menggiring manusia untuk berfilsafat.


4.5. Kegiatan Belajar 5

SIFAT DASAR FILSAFAT

4.5.1. Uraian
Menurut Rapar (1996) paling sedikit ada lima sifat dasar filsafat, yaitu : (1) berpikir radikal, (2) mencari asas, (3) memburu kebenaran, (4) mencari kejelasan, (5) berpikir rasional.

4.5.1.1. Berpikir Radikal
Berfilsafat berarti berpikir secara radikal. Filsuf adalah pemikir yang radikal. Karena berpikir secara radikal, ia tidak pernah berhenti hanya pada suatu fenomena suatu entitas tertentu. Ia tidak akan pernah berhenti hanya pada suatu wujud realitas tertentu. Keradikalan berpikirnya itu senantiasa mengobarkan hasratnya untuk menemukan akar seluruh kenyataan.
Bagi seorang filsuf, hanya apabila akar atau radix realitas telah ditemukan, segala sesuatu yang bertumbuh di atas akar itu akan dapat dipahami. Hanya bila akar suatu permasalahan telah ditemukan, permasalahan itu dapat dimengerti sebagaimana mestinya.

4.5.1.2. Mencari Asas
Filsafat bukan hanya mengacu kepada bagian tertentu dari realitas, melainkan kepada keseluruhannya. Dalam memandang keseluruhan realitas, filsafat senantiasa berupaya mencari asas yang paling hakiki dari keseluruhan realitas. Seorang filsuf akan selalu berupaya untuk menemukan asas yang paling hakiki dari realitas.
Mencari asas pertama berarti juga menemukan sesuatu yang menjadi esensi realitas. Dengan menemukan esensi suatu realitas, realitas itu dapat diketahui dengan pasti dan menjadi jelas. 

4.5.1.3. Memburu Kebenaran
Filsuf adalah pemburu kebenaran. Kebenaran yang diburunya adalah kebenaran hakiki tentang seluruh realitas dan setiap hal yang dapat dipersoal¬kan. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa berfilsafat berarti memburu kebenaran tentang segala sesuatu.
Tentu saja kebenaran yang hendak digapai bukanlah kebenaran yang meragukan. Untuk memperoleh kebenaran yang sungguh-sungguh dapat di¬pertanggungjawabkan, setiap kebenaran yang telah diraih harus senantiasa terbuka untuk dipersoalkan kembali dan diuji demi meraih kebenaran yang lebih pasti. Demikian seterusnya.
Jelas terlihat bahwa kebenaran filsafati tidak pernah bersifat mutlak dan final, melainkan terus bergerak dari suatu kebenaran menuju kebenaran baru yang lebih pasti. Kebenaran yang baru ditemukan itu juga terbuka untuk dipersoalkan kembali demi menemukan kebenaran yang lebih meyakinkan.dengan demikian, terlihat bahwa salah satu sifat dasar filsafat ialah memburu kebenaran. Upaya memburu kebenaran itu adalah demi kebenaran itu sendiri, dan kebenaran yang diburu adalah kebenaran yang meyakinkan serta lebih pasti.

4.5.1.4. Mencari Kejelasan
Salah satu penyebab lahirnya filsafat ialah keraguan. Untuk menghilang¬kan keraaguan diperlukan kejelasan. Ada filsuf yang mengatakan bahwa
berfilsafat berarti berupaya mendapatkan kejelasan dan penjelasan mengenai seluruh realitas. Ada pula yang mengatakan bahwa filsuf senantiasa mengejar keje!asan pengertian (clarity of understanding). Geisler dan Feinberg mengatakan bahwa ciri khas penelitian filsafati ialah adanya usaha keras demi meraih kejelasan intelektual (intellectual clarity).' Dengan demikian, dapat mengatakan bahwa berpikir secara filsafati berarti berusaha memperoleh ke¬kejelasan.
Mengejar kejelasan berarti harus berjuang dengan gigih untuk mengelimi¬nasi segala sesuatu yang tidak jelas, yang kabur, dan yang gelap, bahkan juga yang serba rahasia dan berupa teka-teki. Tanpa kejelasan, filsafat pun akan menjadi sesuatu yang mistik, serba rahasia, kabur, gelap, dan tak mung¬kin dapat menggapai kebenaran.
Jelas terlihat bahwa berfilsafat sesungguhnya merupakan suatu perjuang¬an untuk mendapatkan kejelasan pengertian dan kejelasan seluruh realitas. Perjuangan mencari kejelasan itu adalah salah satu sifat dasar filsafat.

4.5.1.5. Berpikir Rasional
Berpikir secara radikal, mencari asas, memburu kebenaran, dan mencari kejelasan tidak mungkin dapat berhasil dengan baik tanpa berpikir secara rasional. Berpikir secara rasional berarti berpikir logis, sistematis, dan kritis. Berpikir logis adalah bukan hanya sekedar menggapai pengertian-pengertian yang dapat diterima oleh akal sehat, melainkan agar sanggup menarik kesim¬pulan dan mengambil keputusan yang tepat dan benar dari premis-premis yang digunakan 
4.6. Kegiatan Belajar 7

KEGUNAAN FILSAFAT

4.6.1. Uraian
Paling tidak ada empat kegunaan filsafat bagi manusia, diantaranya adalah :
- Mendidik dan melatih manusia unt merumuskan pikiran-pikiran secara logis, sistematis, objektif, methodis dan “ gambling”.
- Membantu manusia unt menelaah suatu masalah tdk hanya terhenti pada fenomena atau gejala penampakan saja, tetapi sanggup membantu mengungkapkan suatu masalah sampai kepada masalah hakikinya.
- Membantu manusia meningkatkan kecerdasan dan tanggung jawab terutama kepada hati nuraninya sendiri.
- Memberikan pelita dalam masalah-masalah ilmu dan iman



DAFTAR PUSTAKA

Franz Magnis-Suseno, 1992, Filsafat Sebagai Ilmu Kritis, Kanisius, Yogyakarta.
Jan Hendrik Rapar, 1996, Pengantar Filsafat, Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
Kattsoff . Louis O., 1992, Pengantar Filsafat Judul Asli Elements of Philosophy, alih bahasa Soejono Soemargono, Tiara Wacana, Yogyakarta.
Sudarsono, 1993, Ilmu Filsafat Suatu Pengantar, Rineka Cipta, Jakarta
Tim Dosen Filsafat Ilmu Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, 2001, Filsafat Ilmu, Liberty, Yogyakarta.

OBJEK MATERIAL DAN OBJEK FORMAL

Objek Material
= Pokok persoalan (subject matter)/pokok bahasan, dibedakan :

Arti I : Bidang khusus dari penyelidikan faktual, contoh :
- Penelitian tentang atom termasuk bidang fisika
- Penelitian tentang klorofil termasuk bidang botani atau biokimia
- Penelitian tentang alam bawah sadar termasuk bidang psikologi

Arti II : Kumpulan pertanyaan pokok yang saling berhubungan, contoh :
- Anatomi dan fisiologi keduanya bertalian dengan struktur tubuh
- Anatomi mempelajari strukturnya
- Fisiologi mempelajari fungsinya
- Keduanya mempunyai pokok persoalan yang sama, namun dapat dikatakan beda

Kesimpulan, objek material adalah sesuatu yang dijadikan sasaran pemikiran, diselidiki, dipelajari, mencakup : 
- Konkrit (manusia, tumbuhan, hewan dll.)
- Abstrak (ide-ide, nilai-nilai, kerohanian)

Objek Formal
Adalah cara memandang, cara meninjau yang dilakukan oleh seorang peneliti terhadap objek materialnya, serta prinsip-prinsip yang digunakannya, membedakannya dari bidang-bidang lain.

Kesimpulan :
- Para ahli di bidang ilmu tertentu mengarahkan perhatiannya pada salah satu dari objek materialnya
- Melahirkan adanya otoritas dan otonomi (kemandirian) keilmuan, yaitu wewenang seseorang ilmuwan untuk mengembangkan disiplin ilmunya tanpa campur tangan pihak luar

DAFTAR PUSTAKA 

Franz Magnis-Suseno, 1992, Filsafat Sebagai Ilmu Kritis, Kanisius, Yogyakarta.
Jan Hendrik Rapar, 1996, Pengantar Filsafat, Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
Kattsoff . Louis O., 1992, Pengantar Filsafat Judul Asli Elements of Philosophy, alih bahasa Soejono Soemargono, Tiara Wacana, Yogyakarta.
Sudarsono, 1993, Ilmu Filsafat Suatu Pengantar, Rineka Cipta, Jakarta
Tim Dosen Filsafat Ilmu Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, 2001, Filsafat Ilmu, Liberty, Yogyakarta.

Selasa, 29 Mei 2012

Filsafat Pendidikan

ILMU ( SCIENCE ) ADALAH CABANG DARI PENGETAHUAN ( KNOWLEDGE )
ILMU = PENGETAHUAN YANG BERSIFAT ILMIAH ( SCIENTIFIC KNOWLEDGE ) 
·         KATEGORI PENGETAHUAN :
1.       PENGETAHUAN TENTANG APA YANG BAIK DAN BURUK ( ETIKA )
2.       PENGETAHUAN TENTANG APA YANG INDAH DAN JELEK (ESTETIKA )
3.       PENGETAHUAN TENTANG APA YANG BENAR DAN SALAH ( LOGIKA ) LOGIKA : CARA BERFIKIR MENURUT ATURAN TERTENTU DALAM KEGIATAN KEILMUAN, LOGIKA ( AKTIVITAS BERFIKIR YANG TERATUR ) DIIKUTI DENGAN PENUH KEDISIPLINAN ILMU PENGETAHUAN MUNCUL AKIBAT KEKAGUMAN MANUSIA ATAS FENOMENA ALAM DAN SOSIAL YANG SELALU DIHADAPINYA.
 
·         PROSES BERFIKIR :
1.       BERFIKIR RASIONAL – PROSES UNTUK MENDAPATKAN PEMAHAMAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MENGGUNAKAN AKAL-BUDI
2.       BERFIKIR LOGIKAL – PROSES UNTUK MENDAPATKAN PEMAHAMAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BERFIKIR YANG TELAH DITETAPKAN DALAM ATURAN LOGIKA FORMAL
3.       BERFIKIR DIALEKTIS – PROSES MENETAPKAN TESIS DAN ANTI TESIS UNTUK MEMPEROLEH SINTESIS
4.       BERFIKIR INTUITIF – PROSES UNTUK MENDAPATKAN PENGETAHUAN DENGAN SEGERA TANPA TERLALU MEMPERDULIKAN PROSEDUR DAN LANGKAH UNTUK SAMPAI PADA PENGETAHUAN TERSEBUT
5.       BERFIKIR TAKSONOMIS – PROSES UNTUK MEMPEROLEH PENGETAHUAN DENGAN MENYUSUN KLASIFIKASI, TUJUANNYA ADALAH MENYEDERHANAKAN FENOMENA DAN GEJALA DALAM KATEGORI
6.       BERFIKIR SIMBOLIS – PROSES UNTUK MEMPEROLEH PEMAHAMAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MELIHAT FENOMENA SEBAGAI LAMBANG ( SIMBOL ) ILMU ( PENGETAHUAN ILMIAH ) TIDAK BERTUJUAN UNTUK MENCARI KEBENARAN ABSOLUT, MELAINKAN KEBENARAN YANG BERMANFAAT BAGI MANUSIA DALAM TAHAP PERKEMBANGAN TERTENTU UNTUK MEMPEROLEH KEBENARAN BISA DICAPAI DENGAN DUA CARA : NON-ILMIAH DAN ILMIAH
ü  NON-ILMIAH :
a)      AKAL-SEHAT ( COMMON SENSE ) – YAITU MENYUSUN DAN MEMBUAT GENERALISASI ATAS FENOMENA DENGAN MENGGUNAKAN AKAL-SEHAT;
b)      PRASANGKA ( PRESUMPTION ) – MEMPEROLEH PENGETAHUAN DENGAN MEMBUAT GENERALISASI YANG SANGAT LUAS SEHINGGA TIMBUL SANGKA/DUGAAN KEBENARAN ATAS SUATU FENOMENA
c)       INTUISI ( INTUITION )- PENGETAHUAN YANG DIPEROLEH SECARA CEPAT YANG TIDAK DIDASARI OLEH PERENUNGAN YANG MENDALAM ATAU TIDAK DIFIKIRKAN TERLEBIH DAHULU
d)      PENEMUAN KEBETULAN / COBA-COBA – PENGETAHUAN YANG DIPEROLEH TANPA RENCANA, TIDAK PASTI, DAN TIDAK MELALUI LANGKAH-LANGKAHYANG SISTEMATIK DAN TERKENDALI
e)      PENDAPAT OTORITAS ILMIAH DAN FIKIRAN KRITIS – PENDAPAT YANG BERASAL DARI ORANG YANG MEMPUNYAI OTORITAS KEILMUAN ( BERPENDIDIKAN ) YANG TINGGI SERINGKALI DITERIMA TANPA DIUJI KARENA TELAH DIANGGAP BENAR ILMIAH : UPAYA UNTUK MEMPEROLEH KEBENARAN LEWAT PENDEKATAN / PENELITIAN ILMIAH YAITU PENELITIAN YANG SISITEMATIK DAN TERKONTROL BERDASAR ATAS DATA EMPIRIS, OBYEKTIF DAN TIDAK BIAS 
*      TUGAS ILMU ADALAH UNTUK :
1)      MENCANDRA / MEMBUAT DESKRIPSI;
2)      MENERANGKAN / EKSPLANASI;
3)      MENYUSUN TEORI;
4)      MEMBUAT PREDIKSI, ESTIMASI DAN PROYEKSI;
5)      MELAKUKAN PENGENDALIAN KRITERIA KEBENARAN KOHERENSI KORESPONDENSI PRAGMATIS LOGIKA DEDUKTIF LOGIKA INDUKTIF LOGIKA PRAGMATIS * PLATO * ARISTOTELES SUATU PERNYA-TAAN DIANGGAP BENAR APABILA PERNYATAAN ITU KOHEREN / KONSIS-TEN DENGAN PERNYATAAN SEBELUMNYA YANG DIANGGAP BENAR. MISALNYA : “SEMUA MANUSIA PASTI AKAN MATI. SI FULAN ADALAH MANUSIA DAN PASTI IA AKAN MATI ” *BERTRAND RUSSEL SUATU PERNYA-TAAN ADALAH BENAR BILA PERNYATAAN ITU BERKORES-PONDENSI DENGAN OBYEK YANG DI- TUJU OLEH PER-NYATAAN TERSEBUT. MISAL-NYA : “IBUKOTA RI ADALAH JAKARTA”. ITU ADALAH SUATU PEMBUKTIAN SECARA EMPIRIK DALAM BENTUK PENGUMPULAN FAKTA-FAKTA YANG MENDUKUNG PERNYATAAN TERTENTU. * CHARLES PIERSE SUATU PERNYA-TAAN ADALAH BENAR BILA PERNYATAAN ATAU KONSEKWENSI DARI PERNYATAAN ITU MEMPUNYAI KEGU-NAAN PRAKTIS DA-LAM KEHIDUPAN MANUSIA. MISAL-NYA : “DENGAN DI BERI GANJARAN / HADIAH SI MURID AKAN TERMOTIVASI BELAJAR DENGAN BAIK “
*      FILSAFAT ILMU SEBAGAI SALAH SATU CABANG ILMU FILSAFAT ADALAH MERUPAKAN KEGIATAN MEREFLEKSI SECARA MENDASAR DAN INTEGRAL MENGENAI HAKEKAT ILMU PENGETAUAN ( Kunto Wibisono : 1999 )
*      OBYEK FILSAFAT ILMU ADALAH MERUPAKAN TIANG-TIANG PENYANGGA EKSISTENSI ILMU PENGETAHUAN YANG MELIPUTI ;
1.       ONTOLOGI : MENGKAJI APA HAKEKAT SESUATU ITU ? FAHAM-FAHAM SEPERTI IDEALISME, SPIRITUALISME, MATERIALISME DSB. ADALAH MERUPAKAN FILSAFAT ONTOLOGI.
2.       EPISTEMOLOGI : MENGKAJI TENTANG BAGAMANA CARA YANG DIPAKAI UNTUK MEMPEROLEH PENGETAHUAN, APA SARANANYA DAN APA UKURAN YANG DIPAKAI UNTUK MEMPEROLEH KEBENARAN ? FAHAM-FAHAM RASIONALISME, EMPIRISME, KRITISISME, POSITIVISME DAN FENOMENALOGISME TERMASUK KE DALAM FILSAFAT EPISTEMOLOGI.
3.       AKSIOLOGI : MENGKAJI TENTANG NILAI ( VALUE ) SEBAGAI IMPERATIF DALAM PENERAPAN DAN PEMANFAATAN ILMU SECARA PRAKSIS.
KUNTO WIBISOSNO (1999) MENYATAKAN BAHWA ILMU PENGETAHUAN SEBAGAI SATU KESATUAN MENAMPAKKAN DIRI SECARA DIMENSIONAL :
a)      SEBAGAI MASYARAKAT – ADANYA SEKELOMPOK ELIT YANG DALAM KEHIDUPANNYA MENDAMBAKAN KEWAJIBAN DAN TANGGUNGJAWAB;
b)      SEBAGAI PROSES – ADALAH AKTIFITAS MASYARAKAT ILMIAH SEPERTI PENELITIAN, SEMINAR, PERCOBAAN DSB. MENCARI DAN MENEMUKAN SESUATU HASIL YANG PRAGMATIS ; DAN
c)       SEBAGAI PRODUK – MENUNJUKAN HASIL-HASIL YANG BERUPA KARYA ILMIAH, TEORI-TOERI, PARADIGMA-PARADIGMA BESERTA HASIL TERAPANNYA YANG BERUPA TEKNOLOGI. ILMU SEBAGAI PRODUK ADALAH BEBAS NILAI ; SEDANGKAN ILMU SEBAGAI MASYARAKAT DAN PROSES YANG SELALU BERADA DALAM KONTEKS SELALU TERIKAT OLEH NILAI. ILMU SEBAGAI PRODUK PUN, SEBENARNYA APABILA DITERAPKAN SECARA PRAKTIS UNTUK MENCAPAI TUJUAN SECARA IMPLISIT SUDAH DIKENDALIKAN OLEH NILAI !
*      ALIRAN-ALIRAN UTAMA EPISTEMOLOGI ILMU 1.POSITIVISME AUGUSTE COMTE UPAYA MENGGENERALISASI :
o   1.1.GRAND THEORY ‘ HUKUM TIGA TAHAP PERKEMBANGAN ‘ , PERKEMBANGAN PEMIKIRAN MANUSIA TERBAGI MENJADI TIGA TAHAP :
1)      TAHAP TEOLOGIS ATAU FIKTIF;
2)      TAHAP METAFISIK ATAU ABSTRAK;
3)      TAHAP POSITIF ATAU RIIL
o   1.2.MENOLAK TEOLOGI DAN METAFISIK KARENA KEDUANYA DINILAI PRIMITIF
o   1.3.LEBIH DIDASARKAN PADA PENELITIAN EMPIRIK DARIPADA SPEKULASI FILOSOFIK
o   1.4.ILMU YANG VALID ADALAH ILMU YANG DIBANGUN DARI EMPIRI MENUJU KEBENARAN ‘EMPIRI SENSUAL’
o   1.5.MENGEMBANGKAN METODOLOGI ’NOMOTETIK/AKSIOMATIK’
o   1.6.METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF
o   1.7.PENDEKATAN POSITIVISTIK DENGAN : A) MENGGUNAKAN POLA PIKIR KUANTITATIF YANG TERUKUR, TERAMATI, EMPIRI SENSUAL, LOGIKA MATEMATIK DAN BERTUJUAN MEMBUAT GENERALISASI ATAS RERA-TA ; B) MENGGABUNGKAN OLAHAN STATISTIK DENGAN OLAHAN VERBAL DENGAN POLA PIKIR KUANTITATIF
o   1.8.KEBENARAN DICARI LEWAT POLA PIKIR RELASI ( KORELASIONAL, SEBAB-AKIBAT, INTERAKTIF ),

Minggu, 13 Mei 2012

( づ˛˘•)


bagaimana mungkin bersama,
jika hanya aku yang punya cinta
bagaimana mungkin aku bicara cinta,
jika kau tak memiliki rindu untuk ku
bagaimana mungkin kau dapat mengerti aku,
jika nama ku pun tak pernah ada di hatimu
maaf, telah membuatmu resah
maaf, telah membuatmu susah
maaf, telah membuatmu gelisah
maaf, telah membuatmu gundah

tapi ku yakin, cinta ini pun tak akan pernah salah
bahkan kalaupun harus kau bagi cinta ini untuknya

maii mom :*


My mother is a wonderful mom. She looks beautiful because she has brightest skin in my family. You must be wonder about my skin. Mine is dark. It is inherited from my father and I would not tell about him. Back to begin. My mother has a pointed nose and little eyes. Her eyebrows are almost invisible because they are so rare. She has quite fat body and her height is 3 cm under me. She is short woman, but I don’t care about it. I love her.
I will not tell you about her hair, because it is a secret. My mother always wears veil to cover her head and her chest cavity everywhere and every time. All veils that she wears always have big size and they become her identity. Now she inherited her habit to me.  she has full love to give to her children. I’m proud of being her daughter :D

Kamis, 10 Mei 2012

Dwitasari :): Seminggu Setelah Kepergianmu

Dwitasari :): Seminggu Setelah Kepergianmu: Tak ada lagi kamu yang memenuhi kotak inbox di handphone-ku. Tak ada lagi sapamu sebelum tidur yang membuncah riuh di telingaku. Tak ada lag...

Rabu, 09 Mei 2012

Dwitasari :): Musikalisasi Puisi - Mengais Masa Lalu

Dwitasari :): Musikalisasi Puisi - Mengais Masa Lalu: Kamu selalu mengajariku mengais-ngais masa lalu   Memaksaku untuk kembali menyentuh kenangan   Terdampar dalam bayang-bayang yang ka...

Dwitasari :): Kita (mungkin) Belum Benar-Benar Putus

Dwitasari :): Kita (mungkin) Belum Benar-Benar Putus: Mungkin, dulu aku tak benar-benar mencintaimu, ketika jantungmu berdetak lebih cepat saat bertemu denganku, aku tak merasakan jantungku...

Sabtu, 05 Mei 2012

SEKEDAR MENGENANGMU (Izinkan Kau Satu Untukku)



tingkahnya mengingatkanku pada semua kenangan yang pernah kulalui bersamanya, senyumnya yang begitu menggoda, tak ada satupun yang bisa menghapus dirinya dari hidupku, takkan aku buang dia dihatiku .
masih ku ingat pesan itu  ..
"Maafkan aku tak bisa lama menjagamu :(
jaga dirimu, kesehatanmu, hatimu dan cintamu untukku selamanya"
Kau telah memilihku yang terbaik menjadi yang terbaik dalam hidupmu. menjaga hati untuk tidak menduakanku, mengasihiku, menyayangiku bahkan kau rela menangis demi tidak jauh dariku .
tapi apakah semua itu harus terenggut ?
Kadang aku pahami kalimatmu saat kau dilema, kadang pula aku dibuat bingung dengan pilihan yang kata yang kau ucapkan. aku telah yakin bahwa kau adalah pilihan untukku, takkan ada yang terenggut siapapun baik aku atau kamu .
Semenjak kejadian itu, kamu benar nyata meninggalkanku, benar* merelakanku untuk mencari yang lain namun, apalah arti seuntai hati jika tak sejalan dengan mimpi ?
Teringat dirimu lagi..
 Aku saat itu, jangan kau tanyakan mengapa tangis ini ada, karena jawabku sama dengan bisikmu, jangan kau lelehkan air matamu karena aku tak ingin kau menangis olehku .  Kisah airmata yang tak sanggup berkata* selain kesesakan dijiwa. Maaf jika waktumu terjerah karena aku,bukan maksudku membuatmu begitu, hanya saja aku tak mau kau jauh dariku karena kau adalah mimpi dalam tidur panjangku .
Dari sekian detik yang terlewati, saat seprti inilah bahasaku tak bisa aku jabarkan, karena sayang atau tegakah aku menyuruhnya pergi ?, Suci atau serakahkah aku apabila harus memilihnya ?
Kenangan itu semakin membuatku pilu :’(
Kini aku datang atas nama rindu yang tenggelam sebab mencintaimu tak ubahnya mencintai diriku sendiri. Terpikir saat kau jauh dariku, gelisah saat tak ada kabar darimu, sedih waktu kau merana, aku berpikir kaulah pemilik dari separuh jantung ini yang selalu menuntut  kepenuhannya.
Aku memanggilmu lewat pahatan kata tulisan catatan ini bahwa aku masihlah seperti dulu –merengkuh cintamu- sepertisaat kau tergelak* untukku ..
“bersama rintikan airmata ini, telahku semaikan sebuah bahasa kalbu
Bersama angin malam ini, takku lepas bayangmu dalam wajah bulanku
Bersama sejuk heningku, ku titip rindu ini padamu. Maaf jika aku telah mengusik ketentraman batinmu karena aku telah tak mampu lagi menahan beban yang kubawa ini dari jiwaku yang selalu merindu padamu”
Aku tak ingin membuatmu terluka, mencintaimu yang telah tiada ketika . ketika kembali bersuara bahwa kau mencintaiku disana . aku tak  ingin ada duka, sidenyummu yang dulu membuatku terkesima . sekalipun diri ini berhenti berkata, cobalah mengerti tentang kita .
Hari ini, jelang kepergianmu .
Ternyata kau telah memiliki hati lain setelahku, telah melewati masa kenang kita selamanya .
1 hal yang ingin kau tahu “IZINKAN KAU SATU UNTUKKU” :)

Kamis, 03 Mei 2012

this is my mind ?


apa kabarmu hari ini ? setelah sekian lama kita tak saling berkabar, nampaknya ada banyak yang berubah dan mungkin saja ada banyak hal baru yang tidak ku ketahui. Tapi, aku berharap agar dirimu tak pernah berubah, meskipun kita memang tak terlalu sering bertatapan mata.
Aku dan kamu selalu meyakinkan diri kita masing-masing, bukankah semua kebersamaan nyata dan maya ini adalah wujud perhatian sederhana ? Tak ada panggilan sayang ataupun sepotong percakapan yang dilakukan secara intensif, tapi hal itu tak menghalangi kita untuk saling mendoa’kan. Mungkin, inilah definisi perhatian yang sebenarnya. Tak perlu dilebih-lebihkan, tak perlu ditunjukkan. Perhatian menunjukkan tubuhnya sendiri, walau terpisah jarak ratusan kilometer.
Ceritakan padaku tentang rencana masa depanmu. Kita terlalu jarang berbicara tentang itu. Ceritakan padaku tentang apa yang selama ini kamu rasakan. Aku dan kamu selalu takut untuk mengetahui kenyataan. Di sinilah batas keteguhan hati kita diuji, seberapa besar kekuatan doamu dan doaku saling menyentuh dan menghangatkan satu sama lain. Inilah keterbatasan kita sebagai manusia yang tidak utuh. Walau tak ada tatapan mata, tapi hati terus berkata-kata. Selama ini kita terlalu rela dibunuh oleh jarak. Selama ini kita terlalu rapuh dipermainkan oleh waktu. Akankah ini saatnya untuk menyadarkan diri ?
Namun.. semakin aku memaksakan diri untuk mengetahui, semakin aku merasa tak mengerti. Ada semesta rumit yang mengorbit dalam peredaran nafas. Tercipta semacam negeri antah berantah yang menjadikan kita sebagai penduduk yang hidup didalamnya. Aku kebingungan, mungkin juga kamu.
Ah.. bagaimanapun rumitnya permasalahan kita, aku dan kamu tetap saja senang menyangkal diri. Kita belum siap direpotkan oleh perasaan aneh yang meletup-letup walau dalam kebisuannya itu. Aku dan kamu masih menikmati masa-masa ini. Kita masih ingin tuhan merahasiakan rencananya. Bukankah aku dan kamu senang pada hal-hal yang tak pasti ? Iyaa.. seperti apa yang kita jalani selama ini, karena sesuatu yang tak pasti menyembunyikan banyak tantangan tersendiri.