satu bulan penuh tanpa membuka
blog ini rasanya... menusuk. saya tetap menulis, tetapi bukan menulis apa.
ketika menulis biasanya mengisi jiwa, ini hanya sekedar alfabet. hanya rentetan
kata yang jika diulang tiada makna. tulisan-tulisan yang ditulis tanpa apa.
saya hilang apa, saya hilang nyawa. nyawa berarti arah bagi saya.
pendek kata : saya
kehilangan arah.
nyawa saya tersesat entah
dimana, ia hilang arah. mungkin dia lupa kalau dia punya rumah; hati saya.
mungkin ia tengah bosan dengan kemunafikan hidup yang akhir-akhir ini ditujukan
langsung, dikirim tanpa perantara untuknya. mungkin kini ia tengah duduk-duduk
santai menikmati kopi pagi di hati yang lain. atau tengah berinteraksi dengan
psikiater yang pastinya mampu mengendalikan segala pemikiran yang tidak
diperlukan? entah. saya rindu dia; nyawa saya.
belakangan, saya menyadari
bahwa aktivitas dapat membunuh anda secara perlahan; satu-satunya alasan yang
sesungguhnya tidak beralasan karena saya memilih aktivitas ini secara sadar
meski dibawah tekanan. banyak hal yang saya sukai, tetapi hanya menjadi sisipan
semata, dimana saya sadar bahwa semua itu bisa menjadi nyawa cadangan. tetapi
lenyap.
dan saat ini saya masih
menjadi manusia tanpa nyawa. heran, apa ini berarti saya tengah menjadi zombie?
saya butuh nyawa saya.
sekarang. mungkin anda punya? atau anda nyawa saya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar